Mengapa harus Bermazhab Empat dalam bidang Fiqih?

​:: Mengapa Bermazhab yang Empat Dalam Fikih? ::
Mengikuti Mazhab Fikih yang empat adalah pilar utama persatuan dan kestabilan sosial umat Islam, dengan beragam budayanya, dari ujung Moritania hingga Indonesia. Hal ini terbukti dalam sejarah panjang umat Islam. 

Benar..! Umat Islam sangat menghormati mazhab-mazhab fikih yang empat dan mengikutinya dalam setiap detail kehidupan, karena mengikutinya mendatangkan kebaikan yang sangat besar, dan meninggalkannya mendatangkan kerusakan yang besar. Hal ini karena dua sebab yang akan kami jelaskan: 
Pertama: Umat Islam sepakat untuk berpegang teguh pada ulama salaf (pendahulu) untuk mengetahui syariat. Para tābiīn berpegang teguh pada para sahabat. Tābi’ tābiīn pada para tābiīn. Begitu seterusnya, setiap generasi berpegang teguh pada generasi sebelumnya. 
Sistem ini sangat logis, karena Syariat Islam hanya bisa diketahui dengan Naql (riwayat) dan Istinbāth (memahami hukum dari dalil). Tidak mungkin ada Naql tanpa riwayat antar generasi. Dan tidak mungkin ada istinbāth tanpa mengetahui pendapat ulama atau mazhab terdahulu, agar mendapat inspirasi atau mengembangkan hasil ijtihad mereka, serta tidak keluar dari ijmā’.
Sesungguhnya semua ilmu, seperti Shorof, Nahw, Kedokteran, Sastra, juga keahlian apapun, tidak akan mungkin didapat dengan mudah kecuali dengan selalu belajar langsung kepada para ahlinya. Biasanya, seseorang tidak mungkin menjadi ahli apapun jika ia tidak menimba pengalaman langsung dari ahlinya dalam waktu yang cukup.  
Jika kita sepakat bahwa kita harus berpegang pada ilmu ulama salaf, maka kita harus memastikan bahwa ilmu atau pendapat mereka haruslah diriwayatkan dengan riwayat terpercaya, atau tertulis di kitab-kitab mereka yang masyhur dan telah mendapat perhatian serta pengabdian ilmiah yang besar oleh ulama setelah mereka. Pengabdian ilmiah pada kitab-kitab ini banyak macamnya, seperti dengan menjelaskan, memilih pendapat yang kuat, mengkhususkan hal yang disebut secara umum, menspesifikasi yang masih abstrak. Tanpa perhatian ilmiah ini kita tidak boleh berpegang pada kitab ulama salaf.  Ya, realitanya tidak ada satupun mazhab pada zaman-zaman ini yang pasti memiliki karekteristik ini kecuali mazhab-mazhab fikih yang empat. 
Kedua: Sesungguhnya mengikuti mazhab-mazhab fikih yang empat ini adalah mengikuti al-Sawād al-A’dzam (Mayoritas Umat Islam) yang merupakan wasiat Nabi Saw. karena Rasulullah Saw bersabda kepada seorang sahabat yang bertanya tentang apa yang harus ia lakukan saat banyak fitnah: “Hendaklah kamu terus mengikuti al-Sawād al-A’dzam”. 

Karena ini semua, umat Islam sangat peduli kepada mazhab-mazhab yang empat ini. Mereka mengikutinya, mempelajarinya, mengajarkannya, berfatwa dengannya, dijadikan sebagai metode belajar fikih dan jalan yang terang dalam menjalankan ibadah, mu’amalat, dan dalam menentukan segala hukum agama dan kehidupan dunia ini. Hal inilah yang menyatukan umat Islam.
• Maulana Syaikh Ali Jum’ah

(Mausû’atu al-Tasyrî’ al-Islâmy, hal: 520-521)

Advertisements

Download Kitab Kuning Gratis

karya yang ada dalam link dari KMNU Library ini juga dilengkapi dengan kitab ke-NU-an, yang membahas amaliyah aswaja hingga politik ala kiai NU. Monggo langsung klik judulnya.


Download Kitab Kuning (Aswaja)

Download PDF E-book ke-NU-an

Download Kitab-Kitab Ulama Nusantara

Download Kitab-Kitab Fiqih PDF

Download PDF Kitab-Kitab Tafsir

Download Kitab-Kitab Hadits Format PDF

Download PDF Kitab-Kitab Nahwu-Shorof

Download PDF Kitab-Kitab Tarikh

Read More

Tentang Valentine’s Day dan Kasih Sayang

VALENTINE’S DAY DAN KASIH SAYANG

Oleh. ustadz Ajir ubaidillah

Pembaca Inspirasi Islam yang baik hati dan keren pula, saat ini kita sudah memasuki Bulan Februari yang mana di dalamnya ada satu hari yang sering disebut oleh beberapa orang sebagai valentine’s day. Hari inilah yang kemudian sering diidentikkan dengan hari Cinta dan Kasih sayang.
Melalui tulisan ini kita tidak akan membahas tentang asal-usul, sejarah ataupun hukum merayakan valentine’s day itu sendiri, barangkali artikel atau tulisan mengenai hal itu bisa dengan mudah kalian temukan dengan googling ataupun sumber lainnya. Namun yang ingin kita bicarakan adalah pantaskah hari tersebut menjadi simbol cinta dan kasih sayang?? Mari kita perbincangkan.
CINTA ITU MENJAGA

Read More

Dibalik Rahasia Bismillah

​Asrār | Rahasia BASMALAH

Perlu saya dan penjenengan ketahui, wahai sahabat-sahabatku yang aku cintai dan dirahmati Allah. “BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM” memiliki asrar yang luar biasa, memiliki rumus yang rumit dan tiada yang mengetahui kecuali dengan hidayah Allah. dengan-nya sedikitpun tiada terbakar dan terlumat kobaran api neraka, serta dibukanya pintu-pintu kebaikan, keberkahan, ketulusan dan tercapainya hakikat keabadian.
Dengannya, bersabda sayyidul anbiya’ wal iamamul mursalin, nabiyuna Muhammd SAW. dengan lisan yang ḣāl, dari sahabat pilihan, seperti Abu Hurairah Radliyallahu ‘anhu wa ardlah.
كل أمر ذي بال لا يبدأ فيه ببسم الله الرحمن الرحيم فهو أجذم، وفي رواية فهو أقطع، وفي رواية فهو أبتر، معناه قليل البركة ولا يبارك فيه.

“segala perkara, yang memiliki kebaikan, yang tiada diawali didalamnya dengan BASMALAH, maka perkara itu ajdzam. dalam riwayatlain dengan lafal ‘abtar’ dan ‘aqtha’’, keduanya memiliki padanan makna yang sama, yaitu sedikit keberkahan dan tiada menambah keberkahan”

Read More

Kayu besar Rumahnya Angin

KAYU GUNG SUSUE ANGIN  [Kayu Besar Rumahnya Angin]
Oleh : Cahaya Gusti
Dalam Serat Dewa Ruci dikisahkan ketika Bima akan menjalani proses perjalanan spritual, suatu ketika  Bima berdialog dengan gurunya yaitu Guru Durna.
Rsi Durna berkata kepada Bima, “Hemm, baiklah. Pertama-tama, kamu harus bisa menemukan Kayu Gung Susuhing Angin.”
“Apa maksudnya aku harus menemukan terlebih dahulu Kayu Gung Susuhing Angin itu, Guru?” Jawab Bima.
“Aku sendiri tidak mengetahui persisnya, Ngger. Hal itu merupakan isyarat dari Dewa.” Sahut Guru Durna.
“Kalau begitu tunjukkanlah di mana aku bisa mendapatkannya, Bapa Guru.”
Guru Durna Menjawab, “Lihatlah ke atas sana, Ngger. Yang terlihat jelas dari sini itu adalah puncak Gunung Candramuka. Di sanalah tempat Kayu Gung Susuhing Angin itu berada, anakku.”
Kayu Gung itu berasal dari kata al-Hayyu yaitu Dzat Yang Maha Hidup, sedangkan Gung itu artinya adalah Yang Maha Besar, jadi Kayu Gung di sini adalah Allah Swt. yang Maha Agung atau Allahu Akbar.

Read More

Muhasabah Ulang tahun


Alhamdulillah hari ini ulang tahunku. Dalam kesempatan ini aku hanya ingin melakukan muhasabah dari usia yang telah Allah berikan kepadaku. Secara lahir memang usiaku bertambah, padahal sebenarnya jatah dan kesempatanku untuk hidup dan mendekatkan diri kepada sang Khalik semakin berkurang, sementara dosa dan kesalahan yang aku lakukan dari hari ke hari juga semakin banyak. Maka tak ada yang bisa aku lakukan di hari jadiku ini selain mohon ampun dan berdoa kepada-Nya.

Ya Allah ya Tuhanku, puji dan syukur aku sampaikan kehadirat-Mu, atas segala nikmat dan rahmat yang telah Engkau limpahkan kepadaku. Nikmat dan rahmat yang begitu banyak sehingga aku tidak bisa menghitung berapa jumlah dan harganya nikmat-Mu itu Ya Allah.

Ya Allah, dari usia dan umur yang telah Engkau berikan, begitu banyak dosa yang telah hamba-Mu lakukan, begitu besar kesalahan yang telah aku perbuat, begitu jauh aku bergelimang dosa, sehingga aku sering melupakan-Mu ya Allah. Sering aku melalaikan perintah-Mu ya Allah, tidak mendengarkan panggilan-Mu Ya Allah, begitu asyik aku mengarungi kehidupan duniawi, begitu jauh aku menyimpang dari jalan-Mu Ya Allah. Hari ini, di hari Ulang Tahunku ini aku memohon ampunan-Mu ya Allah atas segala kelalaian dan kesalahan yang telah aku lakukan selama ini. Ya Allah, Tuhan yang maha pengasih tolong selamatkanlah aku dari kepedihan azab-Mu.

Read More

Dialog kyai Said dengan Santrinya

​DIALOG  KYAI SAID DENGAN SANTRINYA
Pagi itu beliau dengan santainya memanggil kami semua untuk berbincang-bincang terkait berbagai macam masalah, mulai dari masalah pesantren sampai dengan permasalahan yang sedang viral dimedia sosial.  Tapi menurut saya ada sesuatu yang aneh pada diri beliau pagi itu.  Seperti ada yang serius yang akan beliau sampaikan kepada saya dan teman-teman yang lain, namun entah apa yang akan beliau sampaikan.
Kyai Said : Dunia itu selalu diisi oleh manusia yang suka dan benci. Rasa suka dan benci  terhadap sesuatu itu merupakan sunatullah yang sulit untuk hindari.  Kamu mau kemana saja pasti akan ada yang simpati terhadapmu dan pastinya ada juga yang antipati, namun sikapilah semua itu dengan biasa saja,  Janganlah semua pandanganmu tertutupi oleh rasa suka atau cinta, sehingga tidak ada celah sedikitpun untuk membenci atau murka,  begitu juga sebaliknya.
أحبب حبيبك هونا ما عسى أن يكون بغيضك يوما ما و أبغض بغيضك هونا ما عسى أن يكون حبيبك يوماما
Dan hanya dengan prinsip yang kamu pegang dengan kuat,  Maka hidup kamu tidak akan plin plan, sekalipun engkau dicaci dan dimaki.

Read More

Wirid Fatikhah 100x

​”Thareqat “Syeh Abdul Qodir Jailani dan Imam Ghozali  Tentang Wirid Surat Al-Fatikhah 100 X.
Amalan yang diijazahkan Simbah KH. Abdul Hamid Pasuruan tentang wirid Surat Al-Fatikhah 100X adalah dari “thareqat”nya Syeh Abdul Qodir Jailani. Seperti yang sudah beberapa kali saya tulis dalam status.
Cara mengamalkan ijazah surat Al-Fatikhah, ada dua cara:  (1.)Bisa dicicil sesudah shalat Subuh 30x, sesudah Dluhur 25x, sesudah Asyar 20x, sesudah Maghrib 15x dan sesudah Isya, 10x, sehingga dalam satu hari berjumlah 100x,  (2.) Membaca surat Al-Fatikhah langsung 100x.
Sebelum membaca Surat Al-Fatikah diawali dengan membaca ” Ala niyyatissyeh abdul qadir al-jailani radhiaallahu anhu”..lalu membaca Fatikhah sesuai hitungan. Dan membaca do’a surat Al-Fatikah 3X.
Sedangkan “tharekatnya” Imam Ghozali, seperti yang diterangkan Syeh Muhammad Ali bin Husain Al-Makki Al-Maliki, dalam kitab Inaratut Duja Syarah Tanwirulhija Nadhom Syafinatun Naja di halaman 108.

Read More

​Istri-istri Sholehah

Di Baghdad ada seorang lelaki yg telah menikah dengan putri pamannya, lelaki tsb telah berjanji kpd istrinya utk tidak berpoligami.

suatu hari datang seorang perempuan ke tokonya dan perempuan itu meminta utk dinikahi olehnya.

lelaki itu menolak dan memberitahukan ttg janjinya kpd sang istri.

Perempuan itu tetap memaksanya, dan dia rela walaupun cuman di jatah seminggu sekali pada hari jum’at saja.
Akhirnya mereka menikah, dan hal itu berlanjut sampai 8 bulan lamanya.

Istri pertama mulai curiga, lalu ia mengutus pembantunya utk mengikuti kemana perginya sang juragan setiap hari jum’atnya.
ternyata ia masuk kesebuah rumah, pembantu tsb menanyakan kpd tetangga rumah itu dan para tetangga berkata bahwa keduanya telah menikah.

Read More

​Ijazah “Umum” Surat Al-Fatikhah dari Simbah KH. Abdul Hamid Pasuruan.

​Ijazah “Umum” Surat Al-Fatikhah dari Simbah KH. Abdul Hamid Pasuruan.

Oleh. yai Abi Husna
Beberapa kali saya membuat status tentang ijazah ini, selalu dibagikan ratusan kali, begitu juga denga akun-akun lainnya yang Copas selalu dibagikan banyak sekali, bahkan ada yang menggunggah di Youtube. Oleh karena itu saya berusaha mencari file aslinya yang ditanda tangani pengurus Ahli Thariqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdhiyah (JATMAN) dengan setempel asli. Akhirnya bisa menemukan file aslinya setelah berbulan-bulan mencari diantara ribuan arsip Simbah KH. Mudhoffat Fatkhurrohan Kriyan Kalinyamatan Jepara yang pada waktu itu menjadi sekertaris JATMAN.

Read More

Kisah Waliyullah Menyamar : Mbah Angkling Kusumo

Peristiwa ini terjadi pada tahun 2015, ketika Kiai Amin Budi Harjono akan mengisi acara di daerah Pati, dalam perjalanan beliau tertidur di dalam mobil, tiba-tiba dalam mimpi beliau melihat cahaya terang, seketika beliau bangun dan melihat keluar, melihat seorang “gelangan gila”.
Lalu Kiai Budi menyuruh supir untuk berhenti dan menghampiri gelandangan gila tersebut dan mengajaknya ke PP. Nailun  Najah Kriyan Kalinyamatan Jepara. Sa’at sampai di Pondok, kami kaget dengan orang yang dibawa Kiai Budi, tubuhnya bau, kulitnya penuh debu karena tidak mandi bertahun-tahun, bajunya telah rapuh dan mudah sobek bahkan kaki kanannya bekas luka kecelakaan dengan tulang yang kelihatan, bernanah dan membusuk hanya dibalut dengan sobekan kain sarung yanh kotor.
Ketika gelandangan tersebut saya tanya, Mbah namanya siapa? Di Jawab :” Angkling Kusuma”. Tujuannya kemana Mbah ? Beliau Jawab :” Singapura”. (Mungkin yang di maksud beliau ada “Seng ngapuro” Sang Maha Pengampun.

Read More

Puisi 91 tahun, NU

​91 TAHUN, NU

————

NU, dua huruf yang mendunia,

Nahdlatul Ulama itu kepanjangannya,

Konsepnya adalah kebangkitan Ulamanya,

Dasarnya mengikuti kitab dari sang Pencipta,

Lakunya mengikuti laku Nabi nya,

Ajarannya dibimbing para ulamanya,

Dalam bentuk ijma’ serta qiyasnya,

Walisongo cikal bakal suluknya,

Pesantren kekuatan pendidikannya,

Read More

​NU dan Sulitnya Berada di Tengah

​NU dan Sulitnya Berada di Tengah
Oleh: M. Imaduddin

Saat ini, benturan terbuka antara kelompok (yang mengatasnamakan) Islam dengan kelompok nasionalis sepertinya hanya tinggal menunggu waktu. Bibit-bibitnya sudah tampak, seperti bentrokan antara FPI dengan GMBI, penghadangan tokoh MUI oleh kelompok Dayak di Kalimantan, saling ancam antar dua kubu, saling lapor ke polisi, dan beberapa letupan-letupan kecil lainnya.
Saya khawatir, kain NKRI yang telah dirajut dengan darah dan nyawa oleh para pahlawan dan pendiri bangsa ini akan robek disana sini.
Dua kelompok ini menggunakan isu yang disebarkan secara massal kepada para pengikutnya. Kelompok (yang mengatasnamakan) Islam menggunakan isu PKI untuk menyerang nasionalis, sementara  kelompok nasionalis mengajar kelompok “Islam” dengan teriakan anti kebinekaan dan intoleran.
Timur Tengah telah memberi pelajaran buat kita, bahwa konflik antargolongan telah menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat di Suriah, Irak, Afghanistan, dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Sekarang, negara-negara mayoritas Muslim tersebut menjadi failed state (negara gagal) dan entah sampai kapan akan berakhir derita rakyat di sana.
Konflik di negara-negara tersebut memang diciptakan oleh negara-negara besar dengan cara mengadu domba kelompok-kelompok di negara-negara tersebut. Sunni diadu domba dengan Syiah, Islam diadu domba dengan nasionalis. Inilah yang dinamakan proxy war. Ketika terjadi perang, maka semakin mudahlah negara-negara besar menguasai negeri yang berkonflik tersebut. Motifnya jelas, hegemoni politik dan ekonomi.
Kembali ke negeri kita. Lalu, NU harus berdiri di posisi mana?

Read More

9 Alasan Kenapa Harus CINTA terhadap NU 


Menyongsong Harlah NU yang Ke-91 (31 Januari 1926-2017)
9 Alasan Kenapa Harus CINTA terhadap NU
1. Karena NU dianugerahkan oleh Allah untuk Indonesia lewat para wali Allah.
2. Kontribusi NU terhadap Kemerdekaan sangat besar bagi Indonesia dan tetap konsisten menjaga kedamaian, menjaga persatuan dan kesatuan seluruh ummat tidak hanya untuk ummat Islam saja tapi semua ummat di Indonesia.
3. Fanatik terhadap NU itu tidak merugikan orang lain, kelompok, golongan, ajaran atau firqah yang lain. Karena NU tidak mudah untuk menyesat-nyesatkan atau mengkafir-kafirkan kelompok atau ajaran yang lain.
4. Karena NU tidak hanya menjunjung tinggi Ukhuwah Islamiyyah tapi juga Ukhuwah Basyariyyah.
5. NU itu sebagai Mayoritas Ummat Islam (Assawadul A’dzam) yang menganut ajaran Ahlussunah wal Jama’ah.
6. Selalu konsisten menjaga tradisi dan amaliah Ulama Salaf yang sanadnya sampai kepada Rasulullah Saw.
7. NU adalah Organisasi Islam yang lahir dari bumi pertiwi. Jadi NU akan selalu bersama Negara “Hubbul wathan minal iman”.

Read More

Mencintaimu Karena Allah

​MENCINTAIMU KARENA ALLAH
Pembaca Inspirasi Islam, gimana kabar ni? Semoga kalian dan kita semua senantiasa diberkahi dan dirahmati ALLAH Subhaanahu wa ta’ala Amiin Ya Robbal Alamiin.
C-i-n-t-a, berbicara tentang kata lima huruf ini memang tidak pernah ada habisnya, karena ini merupakan sifat naluriyah yang diberikan oleh ALLAH kepada seluruh makhluk yang bernyawa tak terkecuali manusia. So wajar bin manusiawi banget kalau kalian memiliki perasaan cinta, ketertarikan atau rasa nyaman pada seseorang. Apalagi darah muda seperti kita, (hmmm emang aku muda?? 🙂🙂), udah gitu hampir semua media yang kita saksikan hampir pasti berisikan hal-hal yang membuat kita begitu terobsesi dan berimajinasi tentang cinta.

CINTA KARENA ALLAH?

Sering kita mendengar seorang yang tengah kesengsem dimabuk cinta dengan mudahnya mengucapkan kata-kata ini untuk menakluk-kan pujaan hatinya. Sayang seribu sayang statmen ini terkadang justru dibarengi dengan hal-hal yang tidak diridhoi-NYA. Padahal mencintai karena ALLAH tuh pahalanya besar banget lho..
Banyak sekali keterangan baik dari ayat ataupun hadits yang menjelaskan perihal mencintai karena ALLAH. Di antaranya hadits qudsi berikut ini,

Read More

Sholawat Shultoniyah

Sholawat shultoniyah 1 kali membacanya sama dg mmbaca seratus ribu kali

tulis qobiltu bagi yg mu ngamalin
Al-Habib Ali Bin Hasan al-Atthas Rahimahullah menyebutkan dalam kitab al-Qirthas Syarh Ratib al-Atthas: “Ada seorang Sulthan (Raja) yang Alim, faqih dan mujahid bernama Mahmud Al-Ghaznawi. Sepanjang hidupnya Raja ini selalu menyibukkan dirinya dengan membaca shalawat kepada nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Setiap selesai shalat subuh, sang raja membaca shalawat sebanyak 300.000 kali. Begitu asyiknya raja membaca shalawat sebanyak itu, seolah-olah beliau lupa akan tugasnya sebagai seorang raja, yang di pundaknya tertumpu berbagai tugas negara dan berbagai macam harapan rakyatnya yang bergantung padanya. Sehingga kalau pagi tiba, sudah banyak rakyatnya yang berkumpul di istana menunggu sang raja, untuk mengadukan persoalannya. Namun sang raja yang ditunggu-tunggu­ tidak kunjung hadir. Sebab sang raja tidak akan keluar dari kamarnya, walau hari telah siang, jika belum menyelesaikan wirid shalawatnya.
Setelah kejadian ini berlangsung agak lama, pada suatu malam beliau bermimpi bertemu dengan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Di dalam mimpinya, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bertanya, “Mengapa kamu berlama-lama di dalam kamar? Sedangkan rakyatmu selalu menunggu kehadiranmu untuk mengadukan berbagai persoalan mereka.” Raja menjawab, “Saya duduk berlama-lama begitu, tak lain karena saya membaca shalawat kepadamu sebanyak 300.000 kali, dan saya berjanji tidak akan keluar kamar sebelum bacaan shalawat saya selesai.”

Read More

Pesan mbah maimun untuk bangsa indonesia

​Bulan Desember lalu, ANSOR menyelenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW. yang dihadiri oleh Presiden RI, Bapak Joko Widodo. Pada Maulid ini diagendakan pertemuan Presiden dengan Kyai-kyai sepuh.
KH. Maimoen Zubair salah satu yang diundang. Beliau tidak dapat menghadirinya, akan tetapi beliau menitipkan pesan-pesannya. Beliau sambil sarean di kamar menyampaikan pesan-pesannya dalam bahasa Arab. Saya menanskrip dan menerjemahkannya:
==
Dunia ini selalu mengalami perubahan-perubahan, dan semua itu menuju kepada rahmat yang luar biasa jika disikapi dengan positif dan dilihat dengan penuh hikmah. Ada dua hal yang perlu dihadirkan dalam tiap perubahan, yaitu keadilan (al-adaalah) dan keteraturan (al-intidzaam). Kehadiran keduanya akan mengantarkan kepada kemajuan, sementara hilangnya dua hal itu akan mengarahkan pada keterbelakangan dan kemunduran.

Read More

​Kemanakah Perginya Air Bekas Memandikan Jasad Rasulullah?

​Kemanakah Perginya Air Bekas Memandikan Jasad Rasulullah?
Pada kisaran tahun 90-an, dalam sebuah Muktamar Tingkat Dunia yang diselenggarakan di Mesir, muncul pertanyaan dari Syeikh Mutawwali Asy-Sya’rawi tentang kemanakah perginya air bekas memandikan jasad Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam. Semua peserta Muktamar yang merupakan para ulama perwakilan dari berbagai negara itu tak ada yang mampu menjawab.
Karena pertanyaan tersebut menarik dan belum pernah dibahas dalam sejarah Islam sebelumnya, maka sang pimpinan Muktamar meminta waktu untuk mencari jawaban tersebut. Beliau berkata bahwa besok beliau akan menemukan jawabannya. Sepulangnya dari Muktamar, sang pimpinan langsung masuk ke perpustakaan dan membuka seluruh kitab yang ada guna mencari jawaban dari pertanyaan tersebut. Namun setelah semua kitab dibuka, tak ada satupun kalimat yang membahas pertanyaan tersebut. Karena kelelahan, akhirnya beliau tertidur.

Read More

Pengumuman Penerimaan Pelajar Baru Darul Mustafa Tarim Hadramaut Yaman, Tahun Ajaran 1437 – 1438 H

​PENGUMUMAN TENTANG PENERIMAAN PELAJAR BARU DARUL MUSTAFA TARIM HADRAMAUT YAMAN, TAHUN AJARAN 1437 – 1438 H
Pihak Darul Mustafa Tarim telah memutuskan bahwa setiap pelajar dari Indonesia yang berkeinginan untuk belajar di Darul Mustafa Tarim wajib mengikuti program dauroh dan seleksi yang akan di adakan Ma’had Darul Mustafa Solo Jawa Tengah yang telah di tunjuk sebagai cabang resmi Darul Mustafa Tarim di Indonesia
Adapun ketentuan dan tata tertib selama kegiatan dauroh adalah sebagai berikut :
1. Pihak Darul Mustafa Tarim akan mengirim perwakilannya dari Tarim Yaman untuk menjalankan proses Dauroh dan seleksi pelajar di bantu oleh dewan assatidzah yang di tunjuk oleh dewan Ma’had Darul Mustafa Solo.
2. Setiap pelajar yang datang untuk mengikuti proses dauroh terlebih dahulu akan menjalankan seleksi masuk dauroh untuk mengetahui kemampuan bahasa Arab dan dasar-dasae pengetahuan Islam.
3. Program dauroh sekaligus seleksi berlangsung selama 30 hari.
4. Tata tertib dan kegiatan dauroh di susun sepenuhnya oleh Darul Mustafa Tarim.
5. Proses seleksi pelajar di mulai pada saat program Dauroh berlangsung (dari sudut akhlaq dan ketaatan dalam menjalankan tata tertib) sampai akhir dauroh.
6. Ujian akhir berupa tulisan akan di adakan pada akhir program dauroh.

Read More