​MENCINTAIMU KARENA ALLAH
Pembaca Inspirasi Islam, gimana kabar ni? Semoga kalian dan kita semua senantiasa diberkahi dan dirahmati ALLAH Subhaanahu wa ta’ala Amiin Ya Robbal Alamiin.
C-i-n-t-a, berbicara tentang kata lima huruf ini memang tidak pernah ada habisnya, karena ini merupakan sifat naluriyah yang diberikan oleh ALLAH kepada seluruh makhluk yang bernyawa tak terkecuali manusia. So wajar bin manusiawi banget kalau kalian memiliki perasaan cinta, ketertarikan atau rasa nyaman pada seseorang. Apalagi darah muda seperti kita, (hmmm emang aku muda?? 🙂🙂), udah gitu hampir semua media yang kita saksikan hampir pasti berisikan hal-hal yang membuat kita begitu terobsesi dan berimajinasi tentang cinta.

CINTA KARENA ALLAH?

Sering kita mendengar seorang yang tengah kesengsem dimabuk cinta dengan mudahnya mengucapkan kata-kata ini untuk menakluk-kan pujaan hatinya. Sayang seribu sayang statmen ini terkadang justru dibarengi dengan hal-hal yang tidak diridhoi-NYA. Padahal mencintai karena ALLAH tuh pahalanya besar banget lho..
Banyak sekali keterangan baik dari ayat ataupun hadits yang menjelaskan perihal mencintai karena ALLAH. Di antaranya hadits qudsi berikut ini,

قَالَ الله تَبَارَكَ وَتَعَالى: وَجَبَت مَحَبتِّي لِلمُتَحَابِّينَ فِيَّ ، وَالمُتَزَاوِرِينَ فِيَّ ، وَالمُتَجَالِسِينَ فِيَّ وَالمُتَبَاذِلِينَ فيَّ.
“ALLOH Subhaanahu wa Ta’ala berfirman : Wajib untuk mendapatkan cinta KU,  orang-orang yang saling mencinta, saling berkunjung, berdiskusi dan saling berkorban untuk (menggapai Ridho)  Ku.  (HR. At-Tirmidzi).
Nah, kalau ALLOH saja cinta maka pastinya semua urusan orang tersebut pastinya akan senantiasa dicukupi, dijamin dan dimudahkan oleh-NYA.
CARANYA??

Pengin tahu cara mencintai karena ALLAH?? Simak baik-baik sabda NABI berikut ini:

من أحب لله وأبغض لله وأعطى لله ومنع لله وأنكح لله  فقد استكمل الإيمان ” ( 134 ) . وخرجه أحمد ، والترمذي.

“Barangsiapa mencintai karena ALLAH, membenci karena ALLAH, memberi/melakukan sesuatu ataupun meninggalkannya karena ALLAH ataupun menikah untuk (mencari Ridho ALLAH), maka telah sempurnalah imannya” (HR.Ahmad)
CINTA ITU BUTUH PENGORBANAN BRO…

Jika kalian suka sama sosok yang sering kamu lihat di tv atau media pasti kamu akan melakukan segalanya asal bisa mengekspresikan cinta mu kepada nya walaupun harus berkorban ataupun bahkan melakukan yang kita anggap berat.
For example, yang cowok-cowok ini misalnya. Pas kita tahu ada big macth atau laga penting yang dimainkan tim favorit, pastilah semuanya bakal kita siapkan. Mulai memakai kaos dan segala macam atributnya, bahkan walaupun main nya tengah malem sekalipun akan kita belain begadang dan bangun malam, demi menyaksikan tim kesayangan.
Nah begitu pun seharusnya cinta yang didasarkan untuk ALLAH dan Rasul-NYA, kita harus siap berkorban untuk KEDUANYA walaupun terkadang pahit, berat dan sulit.
CINTA TANPA MAKSIAT

Nah ini dia kesimpulan yang kudu kita garis bawahi. Jika kita menyatakan mencintai seseorang karena ALLAH maka seharusnya cinta itu akan menambah kedekatan dan kualitas kita di hadapan ALLAH bukan malah menjerumuskan kita ke dalam maksiat berjamaah dengan orang yang kita cintai yang pastinya rentan menjadi sebab turunnya murka dari-NYA, na’udzubillah min dzalik.
POKOKNYA TAHAN SAMPAI HALAL!!

The last, rasa cinta adalah naluriyah dan salah satu anugerah maka menghilangkan cinta dari hati adalah hal yang mustahil but kita musti mengolah dan menjaga agar cinta ini tidak kebablasan dan  menjadi hal yang mendorong kita untuk melakukan hal-hal yang tidak diridhoi ALLAH dengan mengatas namakan cinta. RASUL memberi kita motivasi,
مَنْ عَشِقَ فَعَفَّ فَكَتَمَ فَمَاتَ فَهُوَ شَهِيْدٌ (رواه الحاكم)

Artinya: “Barang siapa yang mencintai seseorang (yang tidak halal), kemudian dia tetap menjaga diri (tidak sampai berbuat maksiat kepada ALLAH) dan dia menyembunyikan perasaan tersebut sampai dia mati (akibat menahan derita cinta itu, maka ia adalah orang yang mati SYAHID” (HR.Hakim)
Semoga ALLAH menjadikan semua rasa cinta dalam hati kita tidak mengalahkan cinta kita kepada ALLAH dan RASUL-NYA. Sehingga kita dan semua orang-orang yang kita cinta akan semakin dekat dan mendapatkan Ridho-NYA.

oleh ustadz Ajir Ubaidillah

Advertisements

Tinggalkan Balasan