​”Thareqat “Syeh Abdul Qodir Jailani dan Imam Ghozali  Tentang Wirid Surat Al-Fatikhah 100 X.
Amalan yang diijazahkan Simbah KH. Abdul Hamid Pasuruan tentang wirid Surat Al-Fatikhah 100X adalah dari “thareqat”nya Syeh Abdul Qodir Jailani. Seperti yang sudah beberapa kali saya tulis dalam status.
Cara mengamalkan ijazah surat Al-Fatikhah, ada dua cara:  (1.)Bisa dicicil sesudah shalat Subuh 30x, sesudah Dluhur 25x, sesudah Asyar 20x, sesudah Maghrib 15x dan sesudah Isya, 10x, sehingga dalam satu hari berjumlah 100x,  (2.) Membaca surat Al-Fatikhah langsung 100x.
Sebelum membaca Surat Al-Fatikah diawali dengan membaca ” Ala niyyatissyeh abdul qadir al-jailani radhiaallahu anhu”..lalu membaca Fatikhah sesuai hitungan. Dan membaca do’a surat Al-Fatikah 3X.
Sedangkan “tharekatnya” Imam Ghozali, seperti yang diterangkan Syeh Muhammad Ali bin Husain Al-Makki Al-Maliki, dalam kitab Inaratut Duja Syarah Tanwirulhija Nadhom Syafinatun Naja di halaman 108.

Bahwa cara mengamalkan wirid  Surat Al-Fatikhah 100 X, dimana amalan tersebut dari guru beliau yang berasal Imam Ghazali adalah sebagaimana berikut : Setelah Shalat Subuh 21x, setelah shalat Dluhur 22x, setelah shalat Asyar 23x , Setelah 24x dan setelah Isya’ 10 x. Sehingga 1 hari berjumlah 100x dan diakhiri dengan membaca do’a surat Al- Fatikhah yang terdapat pada ratibul hadad sebayak tiga kali.
Fadhilah mengistiqomahkan membaca surat Al-Fatikhah 100x menurut sya’ir Simbah KH. Abdul Hamid Pasuruan : ” Siapa orangnya yang mendawamkan membaca surat Al-Fatikhah 100x, maka ia akan melihat keajaiban-keajaiban yang tidak terduga “masturoh /tersembunyi”.

Advertisements

Tinggalkan Balasan