Alhamdulillah hari ini ulang tahunku. Dalam kesempatan ini aku hanya ingin melakukan muhasabah dari usia yang telah Allah berikan kepadaku. Secara lahir memang usiaku bertambah, padahal sebenarnya jatah dan kesempatanku untuk hidup dan mendekatkan diri kepada sang Khalik semakin berkurang, sementara dosa dan kesalahan yang aku lakukan dari hari ke hari juga semakin banyak. Maka tak ada yang bisa aku lakukan di hari jadiku ini selain mohon ampun dan berdoa kepada-Nya.

Ya Allah ya Tuhanku, puji dan syukur aku sampaikan kehadirat-Mu, atas segala nikmat dan rahmat yang telah Engkau limpahkan kepadaku. Nikmat dan rahmat yang begitu banyak sehingga aku tidak bisa menghitung berapa jumlah dan harganya nikmat-Mu itu Ya Allah.

Ya Allah, dari usia dan umur yang telah Engkau berikan, begitu banyak dosa yang telah hamba-Mu lakukan, begitu besar kesalahan yang telah aku perbuat, begitu jauh aku bergelimang dosa, sehingga aku sering melupakan-Mu ya Allah. Sering aku melalaikan perintah-Mu ya Allah, tidak mendengarkan panggilan-Mu Ya Allah, begitu asyik aku mengarungi kehidupan duniawi, begitu jauh aku menyimpang dari jalan-Mu Ya Allah. Hari ini, di hari Ulang Tahunku ini aku memohon ampunan-Mu ya Allah atas segala kelalaian dan kesalahan yang telah aku lakukan selama ini. Ya Allah, Tuhan yang maha pengasih tolong selamatkanlah aku dari kepedihan azab-Mu.

Ya Allah, wahai Zat yang menunjuki orang yang tersesat, pengasih terhadap orang yang berdosa, dan pemaaf bagi orang yang tergelincir pada kesalahan, Kasihanilah hamba-Mu ini, selamatkanlah aku dari segala bahaya kemaksiatan yang dapat menjerumuskanku ke dalam gejolak api neraka. Jadikanlah aku orang-orang yang senantiasa menyebut nama-Mu, mengingat keagungan-Mu, tidak pernah lupa akan segala kebesaran-Mu. Berilah kepadaku rezeki yang halal, yang toyyib serta dapat memberikan ketenangan dalam kehidupanku dengan limpahan rahmat-Mu, Ya Maha Pengasih.

Ya Allah ya Tuhanku, berikanlah umur panjang sehingga aku dapat melakukan ketaatan dan lebih bertaqarrub kepada-Mu Ya Mujibas saailin. Ya Allah ampunilah dosa-dosaku, dosa-dosa ibu bapakku, dosa-dosa seluruh keluargaku dan dosa seluruh orang telah berjasa kepadaku, dan dosa semua saudaraku baik yang masih hidup maupun yang telah wafat. Berikan petunjuk-Mu agar aku mampu membedakan yang haq dan yang batil. Berikan ketegaran untuk memilih jalan-Mu yang benar dan berikan pula kemampuan untuk menghindari jalan-jalan yang batil. Terimalah ya Allah segala amal ibadahku, dan perkenankanlah permohonan hamba-Mu ini, hanya kepada-Mu jualah ya Allah kami berserah diri..

.

*****

.

Andai ini merupakan malam ku yang terakhir kali…..

Buatku sekujur jasad yang bakal berlalu pergi

Tatkala usia bernoktah di penghujung kehidupan duniawi

Pabila tiba saat tepat seperti yang dijanji Ilahi

Kematian…adalah sesuatu yang pasti…..

.

Andai ku tahu ini adalah malam terakhirku…..

.

Tentu siangnya aku sibuk berzikir

“a’la bizikrallahi tat mainnal qulub”

[Bukankah dgn berzikir itu hati akan menjadi tenang..]

Biarpun anak tekakku kering kehausan air

Tentu aku tak akan jemu melagukan syair

Rindu mendayu..

Merayu…

Kepada-NYA Tuhanku yang satu…

.

Andai aku tahu ini adalah malam terakhirku……

.

Tentu solatku dikerjakan di awal waktu

Solat yang dikerjakan…

Sungguh khusyuk lagi tawadhu’

Tubuh, minda, dan qalbu…bersatu memperhamba diri

Mengadap Rabbul Jalil…

Menangisi kecurangan janji

“innasholati wanusuki wamahyaaya wamamaati lillahirabbil ‘alamiin”

[sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku…kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru sekelian alam]

.

Andai aku tahu ini adalah malam terakhirku……

.

Tidak akan aku sia-sia kan walau sesaat yang berlalu

Setiap masa tak akan dipersiakan begitu saja

Di setiap kesempatan juga masa yang terluang

Alunan Al-Quran bakal ku dendang…bakal ku syairkan

Andai ku tahu ini adalah malam terakhirku…….

Tentu akan aku sibukkan dengan

Mengadu…

Merintih…

Meminta belas kasih….

.

Andai ku tahu ini adalah malam terakhirku…..

.

Ya Allah, dari usia dan umur yang telah Engkau berikan, begitu banyak dosa yang telah hamba-Mu lakukan, begitu besar kesalahan yang telah aku perbuat, begitu jauh aku bergelimang dosa, sehingga aku sering melupakan-Mu ya Allah. Sering aku melalaikan perintah-Mu ya Allah, tidak mendengarkan panggilan-Mu Ya Allah, begitu asyik aku mengarungi kehidupan duniawi, begitu jauh aku menyimpang dari jalan-Mu Ya Allah.

.

Ya Allah, aku memohon ampunan-Mu ya Allah atas segala kelalaian dan kesalahan yang telah aku lakukan selama ini. Ya Allah, Tuhan yang maha pengasih tolong selamatkanlah aku dari kepedihan azab-Mu..

.

Andai ku tahu ini adalah malam terakhirku……

.

Ya Allah, wahai Zat yang menunjuki orang yang tersesat, pengasih terhadap orang yang berdosa, dan pemaaf bagi orang yang tergelincir pada kesalahan, Kasihanilah hamba-Mu ini, selamatkanlah aku dari gejolak api neraka.

“sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-MU

tapi…aku juga tidak sanggup untuk ke neraka-MU”

Oleh karena itu duhai Ilahi…

Kasihanilah daku hamba-MU yang…

Hina..

Dhaif..

Jahil..

Lagi Banyak Dosa ini..

Moga setiap langkah ku zuhud kepada MU..

Moga ku istiqamah di malam ini..

selama hidup ini, mulai dari usia baligh sampai sekarang, apakah usia itu banyak digunakan untuk beribadah atau bermaksiat.

Mata ini, sungguh tak terjaga, banyak melihat hal-hal yang diharamkan Allah Subhanallahu wa ta’ala ketimbang melihat ayat-ayat-Nya.

.

Telinga ini tak terjaga, banyak mendengar hal-hal yang diharamkan Allah Subhanallahu wa ta’ala ketimbang mendengar ayat-ayat Al Quran serta nasehat-nasehat taqwa.

.

Mulut ini, tak terjaga banyak membicarakan hal-hal haram, menggibah, berbohong, mencela, menyakiti hati oranglain, bicara kotor ketimbang berdzikir pada-Nya.

.

Tangan ini, tak terjaga banyak menyentuh, mengambil hal-hal yang bukan haknya.

.

Kaki ini, tak terjaga banyak melangkah menuju kemaksiatan, berat melangkah menuju mesjid-Mu.

.

Diri ini berlumur kehinaan karena dosa-dosa yang acapkali ku lakukan berulang-ulang.

.

Hati ini, penuh dengan penyakit hati, kemunafikan, seringkali lalai dari berdzikir pada-Mu.

.

Malu diri ini pada-Mu Ya Robb…… namun sungguh memalukan lagi ketika hati ini malah lebih malu pada makhluk-Mu sehingga kenuafikan itu datang lagi, semakin menggelapkan hati ini, secara sadar dan sengaja tak menghiraukan segala amanah-Mu, maksiat, maksiat dan maksiat lagi.

.

Bila Engkau Mau, tentu saja Engkau Bisa membinasakan hamba yang kerdil ini dengan segala azab-Mu yang pedih saat ini juga.

Namun rupanya tak Kau lakukan. Semoga itu semua pertanda bahwa Engkau masih memberikan waktu untukku bertaubat

.

“Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, yang tiada Tuhan yang pantas disembah melainkan Engkau yang telah menciptakan diriku.

Aku adalah hamba-Mu, dan aku berada dalam perintah dan perjanjian-Mu, yang dengan segala kemampuanku perintah-Mu aku laksanakan.

.

Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejelekan yang aku perbuat terhadap-Mu.

Engkau telah mencurahkan nikmat-Mu kepadaku, sementara aku senantiasa berbuat dosa. Maka ampunilah dosa-dosaku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau.”

” Wahai Tuhanku, aku tak layak ke SyurgaMu, namun tak pula aku sanggup kenerakaMu, ampunkan dosaku, terimalah taubatku, sesungguhnya Engkaulah Pengampun dosa-dosaku ku”

.

“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu segala kebajikan sebagaimana yang dimohon oleh Nabi-Mu Muhammad. Dan aku berlindung kepada-Mu dari segala kejelekan sebagaimana yang Nabi-Mu Muhammad mohon perlindungan.

Engkaulah yang Maha Pemberi Pertolongan, dan kepada-Mu lah puncak segala pengharapan. Tiada daya upaya untuk meninggalkan maksiat dan tiada kekuatan untuk melakukan ibadah kecuali atas pertolongan Allah.”

.

“Ya Allah panjangkanlah umur kami dalam mentaati-Mu, dan mentaati utusan-Mu serta jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang saleh.”

.

“Ya Allah, sesungguhnya dosa-dosaku tak akan kekal kecuali harapan akan ampunan-Mu.

Telah Aku hadapkan di depanku suatu penghalang, lalu aku memohon kepada-Mu sesuatu yang tak layak bagiku untuk Kau perkenankan,

berdoa kepada-Mu sesuatu yang tak layak bagiku untuk Kau ijabahi,

dan merendahkan diri kepada-Mu dengan sesuatu yang tak layak di hadapan-Mu.

Namun bagi-Mu tidak tersembunyi keadaanku walaupun tersembunyi bagi manusia untuk mengetahui persoalanku yang sebenarnya.

.

Ya Allah, jika rizkiku ada di langit turunkan, jika ada di bumi keluarkan, jika jauh dekatkan, jika dekat mudahkan, jika sedikit perbanyaklah, dan berkahi aku di dalamnya”

.

Dengan dipanjangkan usiaku berarti Allah masih memberikan kesempatan kepadaku untuk lebih banyak menggunakan usiaku untuk taat dan mendekatkan diri kepada-Nya. InsyaAllah dalam sisa umurku aku bisa lebih dekat kepada-Nya, dan aku juga bisa lebih bijaksana, dimudahkan rezeki, dan dapat bermanfaat bagi orang lain.

.

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَمَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلا أَنْتَ

Allahumma anta Rabbi la ilaha illa anta, Anta Khalaqtani wa ana abduka, wa ana ‘ala ahdika wa wa’dika mastata’tu, A’udhu bika min Sharri ma sana’tu, abu’u Laka bini’matika ‘alaiya, wa Abu Laka bidhanbi faghfirli innahu la yaghfiru adhdhunuba illa anta

.

Ya Allah! Engkau adalah Rabbku, tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku, oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau

.

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي فِيهَا مَعَادِي وَاجْعَلْ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلْ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ

Allahumma ashlih lii fii diiniil ladzii huwa ‘ishmatu amrii wa ashlih lii dun-yaayal latii fiihaa ma’aasyi wa shlih lii aakhiratil latii fiihaa ma’aadii waj’alil hayaata ziyaadata lii fii kulli khayrin wajalil mawta raahatan lii min kulli syarrin.

.

Ya Allah, baguskanlah untukku agamaku yang jadi pangkal urusanku, baguskan pula duniaku yang jadi tempat penghidupanku, dan baguskanlah akhiratku yang padanya tempat kembaliku nanti, jadikanlah hidup tu menjadi bekal/tambahan bagiku dalam segala kebaikan, serta jadikanlah mati itu pelepas segala keburukan bagiku. (HR. Muslimin)

.

Rabbanaa aatinaa fid dun-nyaa hasanatan wa fil aakhirati hasanatan wa qinaa ‘adzaaban naari……..

Aamin Yaa Rabbal ‘alamiin……

Advertisements

Tinggalkan Balasan