Kisah Waliyullah Menyamar : Mbah Angkling Kusumo

Peristiwa ini terjadi pada tahun 2015, ketika Kiai Amin Budi Harjono akan mengisi acara di daerah Pati, dalam perjalanan beliau tertidur di dalam mobil, tiba-tiba dalam mimpi beliau melihat cahaya terang, seketika beliau bangun dan melihat keluar, melihat seorang “gelangan gila”.
Lalu Kiai Budi menyuruh supir untuk berhenti dan menghampiri gelandangan gila tersebut dan mengajaknya ke PP. Nailun  Najah Kriyan Kalinyamatan Jepara. Sa’at sampai di Pondok, kami kaget dengan orang yang dibawa Kiai Budi, tubuhnya bau, kulitnya penuh debu karena tidak mandi bertahun-tahun, bajunya telah rapuh dan mudah sobek bahkan kaki kanannya bekas luka kecelakaan dengan tulang yang kelihatan, bernanah dan membusuk hanya dibalut dengan sobekan kain sarung yanh kotor.
Ketika gelandangan tersebut saya tanya, Mbah namanya siapa? Di Jawab :” Angkling Kusuma”. Tujuannya kemana Mbah ? Beliau Jawab :” Singapura”. (Mungkin yang di maksud beliau ada “Seng ngapuro” Sang Maha Pengampun.

Read More

Advertisements

Jangan Mengaku Wali

JANGAN MENGAKU WALI DAN MERASA PUNYA KERAMAT

Di antara yang prinsip dalam ajaran Islam Ahl al-Sunnah wa al-Jama’ah adalah percaya dan membenarkan adanya keramat para wali (karamat al-auliya’). Karamah hanya terjadi dari seorang wali (kekasih Allah), sebagaimana mukjizat itu terjadinya suatu peristiwa di luar nalar dan di luar kebiasaan pada seorang Nabi untuk melemahkan para pengingkarnya.

Adapun wali adalah orang yang memiliki aqidah yang benar, membiasakan diri beramal shaleh dan senantiasa meneladani Rasulullah shalla Allahu ‘alaihi wa sallama. Peristiwa tidak masuk akal di luar kebiasaan seperti menusuk tubuh dengan benda tajam, menyantap bara api, pecahan kaca, berjalan di permukaan air tanpa perahu atau kemampuan untuk terbang di udara tanpa sayap dari orang-orang yang terbiasa durhaka (maksiat) kepada Allah tidak bisa disebut karamah, melainkan dinamakan istidraj.

baca selengkapnya disini,..

Fenomena Karamah ; Bu Marwah vs Kiai

tinkatan-maqa-para-walibismillahirahmanirahim

sahabatku yang dirahamati Allah, fenomena dukun pengganda uang yang ngaku sebagai ulama/kiyai akhir-akhir ini menjadi deadline utama diberita-berita media baik media cetak maupun elektronik, terlebih sosial media seolah fenomena ini mau tidak mau harus kita komsumsi, heran dan tentunya penuh tanda tanya salah satu pengikutnya adalah seorang intelektual doktor lulusan luar negeri yang menyakini dengan seyakin-yakinya dukun pengganda uang ini memiliki “karamah” yang katanya mampu meng”ada”kan uang dalam jumlah banyak,

Apakah benar dukun yang ngaku kyai itu mempunyai Karamah ?
Apakah Karamah itu ?

Fenomena diatas menyedot perhatian tokoh-tokoh nasional turut mengomentari fenomena yang menjadi booming dimedia sosail ini, dari politisi, ulama, artis sampai masyarakat awampun turut serta mengutarakan pendapatnya tentang dukun pengganda uang yang sekarang menjadi tersangka atas tuduhan kasus pembunuhan pengikutnya.

berikut ini ilustrasi dialog antara bu marwah seorang doktor lulusan luar negeri pengikut dukun yang katanya mampu menggandakan uang dengan seorang kyai

baca selengkapnya disini…

diberi karomah mampu meramal nasib ??

story of waliyuallah headerbismillahirahmanirahim.

sahabatku semua yang dirahmati Allah. keajaiban yang diberikan kepada hamba Allah yang takwa, seperti mu’jizat, karomah, maunah dan irhash memang benar adanya, dari sejak zaman nabi hingga zaman sekarang, orang-orang khusus yang dipilih Allah dengan keistimewaan keistimewaan sungguh benar adanya. bahkan para ulama ulama menerangkan ciri -ciri mereka dalam beberapa kitab kitabnya.

Karomah ini hanya Allah berikan kepada wali atau orang yang benar2 bersih agar tidak tercampuri oleh perkara-perkara sihir dan dukun yang terjadi luar biasa tetapi tidak terjadi melalui seorang wali akan tetapi melalui musuh Allah, jadi ia bukanlah karomah.Perkara-perkara luar biasa yang katanya karomah ini banyak terjadi pada tukang sihir yang menghalang-halangi jalan Allah maka kita wajib berhati-hati dari mereka dan dari permainan mereka terhadap akal dan pikiran manusia.

Syeck Ibrahim Al Bajuri dalam kitabnya “tuhfatul Murid” hal 91 bahwa karomah adalah” sesuatu luar biasa yang tampak dari kekuasaan seorang hamba yang telah jelas kebaikannya yang diteyapkan karena adanya ketekunan didalam mengikuti syariat nabi dam mempunyai i’tiqod yang benar”

sebuah kisah nyata semoga bermanfaat.

Di antara putera-putera Kiai Saleh, pengasuh pesantren “Sabilul Muttaqin” dan sesepuh di daerah kami, Gus Jakfar-lah yang paling menarik perhatian masyarakat. Mungkin Gus Jakfar tidak sealim dan sepandai saudara-saudaranya, tapi dia mempunyai keistimewaan yang membuat namanya tenar hingga ke luar daerah, malah konon beberapa pejabat tinggi dari pusat memerlukan sowan
khusus ke rumahnya setelah mengunjungi Kiai Saleh. Kata Kang Solikin yang dekat dengan keluarga ndalem, bahkan Kiai Saleh sendiri segan dengan anaknya yang satu itu.

baca kisah cahaya hati selengkapnya…

mengenang mbah ma’shum lasem

mbah ma'shum

sahabatku yg dirahmati Allah

Kyai besar dan Wali Allah yang amat dihormati di kalangan umat Islam ini, yang biasa disapa Mbah Ma’shum, adalah salah satu dari dua “Gembong Kyai” asal Lasem selain Kyai Baidhowi Abdul Aziz. Beliau senantiasa menjalin silaturahmi, jujur, mengayomi, menghormati tamu dan teguh menjaga kebenaran. Seluruh hidupnya diabdikan kepada masyarakat, terutama kaum papa. Beliau bahkan menganggap pengabdian ini sebagai laku tarekatnya. Menurut Denys Lombard, ahli sejarah terkenal, “[Mbah Masum] adalah seorang guru (kyai) dari Lasem yang kurang dikenal di tingkat nasional, namun kematiannya pada tahun 1972 menimbulkan guncangan hebat dari satu ujung jaringan ke ujung jaringan lainnya.”

Nama aslinya adalah Muhammadun, diperkirakan lahir sekitar tahun 1870. Ayahnya bernama Ahmad, seorang saudagar. Dari jalur ayahnya, beliau masih punya hubungan darah dengan Sultan Minangkabau, dan silsilahnya bersambung hingga ke Rasulullah.

baca kisah selengkapnya…

karomah para habaib

gurumulia habib munzir almusyawwabismillahirahmanirahim

kawanku semua yang dirahmati Allah, keistemewaan berupa mukjizat maupun karomah pasti diberikan kepada manusia yang dicintai Allah, yang dekat dengan Allah, para nabi dan rasul pasti kita sudah pernah membaca mukjizat mereka. nabi ibrahim yang tidak apa-apa saat dibakar, nambi musa, nabi isya dan semua nabi… memliki mukjizat, bahkan para wali pun tidak luput Allah anugerahkan kemulyaan2 kepadanya…

berikut ini kisah-kisah kemulyaan yang diberikan Allah kepada para habaib semoga menambah iman kita kepada Allah..

bcalah dengan bismillah terlebih dahulu semoga bermanfaat

Habib Umar bin Abdurrahman Al-Aththas

Karomahnya sudah tampak sejak dalam kandungan ibundanya. Meski kehilangan penglihatan sejak kecil, ia giat menuntut  ilmu. Dialah salah seorang ulama besar Hadramaut.

Di Hadramaut ada seorang ulama besar, seorang wali yang sangat termasyhur karena karomah-karomahnya. Dialah Habib Umar bin Abdurrahman Al-Aththas. Lahir pada 992 H / 1572 M di Desa Lisk, dekat Kota Inat, Hadramaut. Dia juga yang mula-mula mendapat gelar Al-Aththas, “orang yang bersin”. Disebut demikian karena, konon, ketika masih berada dalam kandungan ibundanya, Syarifah Muznah binti Muhammad Al-Jufri, ia sering bersin. Janin yang masih dalam kandungan bisa bersin, tentu hal ini merupakan hal yang luar biasa.

baca kisah selengkapnya…