Jomblo Organik

​Jomblo Organik

(Oleh: KH. M. Dhiyauddin Kushwandhi)

Guru..
Bulan berganti bulan,tahun berganti tahun sampai kini usia saya hampir kepala 4, tapi kenapaTuhan masih membiarkan saya  menjomblo, padahal saya sudah berusaha.Apa ada doa khusus untuk mendapatkan jodoh.

Adikku…
dalam pandangan Tuhan tak ada yg terlambat atau terlalu dini.Pernikahan itu ibarat pagi akan datang tepat pada waktunya.Tentu kalau masih tengah malam kamu tak akan mungkin menjumpai pagi,tapi jika pagi itu telah tiba kamupun takkan bisa mengelak.
Meski demikin kamu boleh terus berusaha untuk menemukannnya dengan mengambil pelajaran atas kegagalan selama ini .

baca selengkapnya..

About these ads
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Melanjutkan Kuliah S2 Atau Menikah ?

menikahbismillahirahmanirahim.

sahabatku semua yang dirahmati Allah. sebagai mahasiswa maupun mahasiswi menuju semester akhir di sebuah perguruan tinggi terkadang terlintas kuat keinginan untuk menyempurnakan separuh bagian agama seperti yang dicontohkan baginda nabi Rosulullah SAW dengan pernikahan. karena menggenapkan sebagian dien itu adalah bagian dari ibadah sedangkan ibadah itu tidak boleh ditunda-tunda. betul tidak? namun keadaan itu terpatahkan saat ada keinginan lain ingin melanjutkan study S2 dan S3 pun sama kuatnya. dilema tentunya, desakan kanan kiri akan menjadi pertimbangan kuat, apalagi melihat teman-teman sebayanya yang sudah menggendong anak tentu ini akan menjadi masalah tersendiri. disisi lain dari segi finansial mahasiswa baru lulusan S1 kebanyakan tapi tidak semua, masih mencari-cari sumber penghasilan yang cukup sekiranya untuk membangun maghligai pernikahan, mengingat saat ini mencari pekerjaan cukup sulit apalagi dengan kondisi Ekonomi yang sedang lesu seperti ini, seorang mahasiswa Freshgraduater yang masih sangat kebingungan dalam menentukan masa depannya. galau mungkin kata-kata itu menjadi tema mahasiswa akhir yang dalam tanda kutip masuk dalam situasi diatas. karena kita tahu menikah bukan cuma perkara akad, resepsi terus selesai. Kita harus siap secara mental, fisik, finansial terlebih ilmu sehingga tercapailah sakinah mawaddah warahah wabarokah. InsyaAllah. betul tidak ?

Apa yang harus diperbuat ?
Bagaimana menyikapinya ?

sebuah kisah mengawali artikel dibawah ini, semoga menginspirasi….

Tersebutlah seorang mahasiswi yang datang menemui dosennya, ia menghampiri dosennya itu dengan wajah yang muram, lalu berkata,

“Pak, beasiswa Program Magister dan Doktor saya lolos”.

Hanya itu saja kata2 yang keluar dari mulutnya, tanpa diikuti ekspresi apapun dari wajahnya, mengingat di luar sana berjuta – juta orang memimpikan pencapaian ini. Dan sang dosen tertegun, kemudian dia berkata,

Read More

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

apakah perceraian itu solusi terbaik ?

bismillahirahmanirahim,

sahabatku semua yang dirahmati, lika-liku pernikahan yang kadang membuat saya bingung sendiri, hari ini ada yang menikah besok ada yang bercerai, hari ini bahagia menghiasi, besok tangis menemani, apa pernikahan itu sebuah permainan belaka ? yang bisa seenaknya kawin cerai,apakah memang begitu ya kawan?… jika belum siap menikah? maka jangan buru-buru menikah, persiapkan diri, persiapkan hati baru mecoba melangkah ke jenjang yang pasti. nah jika perceraian terjadi siapa yang akan menderita, coba kawanku jawab..

padahal Niat dan tujuan yang paling esensial dari menikah adalah beribadah untuk mencari ridlo Allah dengan jalan mengikuti perintah-Nya dan perintah rosul-Nya, bukan hanya sekedar pemuasan nafsu semata.. ya to tidak kawan ?

sebuah kisah menarik, mari kita selami dalam-dalam maknanya…ni juga sebagai nasehat untuk saya sendiri..

Semuanya berawal dari sebuah rumah mewah di pinggiran desa, yg mana hiduplah disana sepasang suami istri, sebut saja Pak Andre dan Bu Rina.
Pak Andre adalah anak tunggal keturunan orang terpandang di desa itu, sedangkan Bu Rina adalah anak orang biasa. Namun demikian kedua orang tua Pak Andre, sangat menyayangi menantu satu-satunya itu. Karena selain rajin, patuh dan taat beribadah, Bu Rina juga sudah tidak punya saudara dan orang tua lagi. Mereka semua menjadi salah satu korban gempa beberapa tahun yg lalu.

baca kisah selengkapnya..

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Dimana Enaknya Tukeran istri ?

bismillahirahmanirahim

sahabatku semua yang dirahmati Allah, menikah adalah sebuah fase yang indah menurut kebanyakan orang didunia, menikah pula tuntunan untuk melengkapi separuh bagian agama yang Rosullullah katakan, siapa yang tidak mau menikah ??, siapa yang tidak ingin membina keluarga ? siapa yang ingin sendirian terus hidupnya ? adakah diantara sahabatku mau menjawabnya…?? saya rasa tidak…

keluarga dalam pandangan Islam adalah “labinatul ulaa(batu pertama) dalam bangunan masyarakat muslim dan merupakan taman yang mendatangkan kasih sayang, ketenangan, kedamaian dan keharmonisan. Kebahagiaan rumahtangga adalah surga kecil yang diharapkan semua orang, sebagaimana yang pernah disabdakan oleh Rasulullah SAW : “Rumahku Surgaku..” .

Namun perjalanan berkeluarga dan membina rumah tangga tidak selalu seindah melewati  jalan bertaburan bunga yang harum mewangi, ada kalanya jalan yang dilalui adalah lintasan penuh duri dan bebatuan yang tajam.  Jika tidak diantisipasi dan disikapi dengan tepat,  maka kehancuran rumahtangga menjadi akhir kisah cinta yang pernah dibina. iya to tidak kawan…

contohnya sudah banyak, saya berharap kamu tidak menjadi objek contoh kemudian…

sebuah kisah yang harus kau selami dalam-dalam, bacalah dengan seksama..

Senyumnya mengembang menyambutku sepulang dari kantor. Seperti biasa, wanita itu  mengajakku duduk di sofa. Kemudian wanita itu membuka sepatuku, kaus kakiku, dan tidak lupa menyuguhkan secangkir teh manis hangat dan sepiring kue kesukaanku.

Dia  adalah Heny. Istriku  yang sudah 13 tahun menemaniku dan telah memberiku 3 orang anak yang lucu. Ketika awal menikah, Heny seorang wanita karir yang cantik dan menarik. Sungguh, Heny benar-benar membuatku jatuh cinta.

baca kisah selengkapnyaa…

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

sungguh dia sangat benci istrinya

Bismillahirahmanirahim..

Kwanku semua yang berbahgia, membedah kembali kitab salwa al haziin, qashash waqiyyah muatsirah karangan sulaiman bin Muhammad bin Abdullah al ustsain, Alhamdulillah sudah 3 tulisan yang telah terbit yaitu berkali-kali ditolak lamaranya, tragedy ketinggalan pesawat, tragedy di ladang pembawa bencana dan karunia, insyaAllah akan masih banyak lagi kisah-kisah wisata hati yang patut kamu baca..

Kawanku yang dimulyakan Allah, siapa diantara kalian yang sudah mempunyai istri? Yang jawabnya Cuma senyum berarti belum menikah,, sama spertiku hehehe…Pasti terasa lengkap ya dunia jika hidup berkasih mesra didampingi oleh istri tercinta bersama-sama beribadah kepada Allah, duchh bikin saya iri… namun ini ada seorang suami istri yang malah saling membenci, acuh tak acuh, tak pernah menyapa? Lantas bagaimana mereka menjalani kehidupan keluarganya, pasti terasa berat bukan? Semoga kamu semua bukan termasuk orang yang membeci istrimu..maupun sumimu..

Sebuah kisah bacalah dengan seksama..

Beberapa tahun yang lalu, salah seorang guruku yang mulia bercerita kepadaku(sulaiman bin Muhammad bin Abdullah al ustsain). Dia adalah seorang guruku yang sering memberi fatwa dan ikut memecahkan beberapa msalah social; beliau berkata:

baca kisah selengkapnya..

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail