Abrasive Jet Machining

Mata kuliah Proses Produksi II with H. Ahsan. ST,.MT
Universitas Islam 45 Bekasi

ABRASIVE JET MACHINING (AJM)

Definisi Abrasive Jet Machining

Abrasive jet machining adalah sebuah proses pemesinan yang menggunakan bahan abrasive yang didorong oleh gas kecepatan tinggi atau air bertekanan tinggi untuk mengikis bahan dari benda kerja. Kegunaannya meliputi pemotongan bahan panas-sensitif, rapuh, tipis, atau keras. Khusus digunakan untuk memotong bentuk yang rumit atau bentuk bentuk tepi tertentu.

baca selengkapnya disini……..

About these ads
Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Proses extrusi pada Pipa PVC

mata kuliah pemilihan bahan dan proses with H. Ahsan ST,.MT
Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Teknologi extrusi adalah suatu proses manufaktur kontinu yang mengkombinasikan beberapa proses pengolahan meliputi pencampuran, pemanasan, dan pencetakan dalam satu rangkain proses. Teknologi extrusi diaplikasikan dalam bidang pengolahan thermoplastic yaitu pada pembuatan pipa PVC (Polyvinyl Chloride)

PVC berasal dari kata Polyvinil Clorida yaitu salah satu polymer  yang banyak di gunakan saat ini di seluruh dunia, masyarakat umum biasa menyebutnya dengan paralon.

Flow Proses sederhana Extrusi pada Pipa PVC

  1. Pemilihan bahan
  2. Proses pencampuran bahan (mixing process
  3. Proses extrusi pada pipa

baca selengkapnya disini….

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Conductivity And TDS meter

mata kuliah metrologi industri with Bapak Budi Santoso ST,.MT

Conductivity meter adalah alat untuk mengukur nilai konduktivitas listrik (specific/electric conductivity) suatu larutan atau cairan. Nilai konduktivitas listrik sebuah zat cair menjadi referensi atas jumlah ion serta konsentrasi padatan (Total Dissolved Solid / TDS) yang terlarut di dalamnya.

Dalam suatu larutan konduktivitas ini sering dihubungkan dengan kemampuan suatu larutan dalam menghantarkan listrik yang tentunya sangat bergantung pada banyaknya ion di dalam larutan tersebut.

Nilai / parameter konduktivitas ini sering dijadikan salah satu parameter dari kualitas air di dalam suatu industri terutama industri farmasi selain nilai pH, TOC dan lain sebagainya

Pengukuran jumlah ion di dalam suatu cairan menjadi penting untuk beberapa kasus. Salah satu contoh adalah untuk memonitor kualitas air boiler . Hal ini terkait pengaruh konsentrasi ion-ion mineral terhadap terjadinya korosi pada pipa boiler (galvanic corrosion).

baca selengkapnya disini……

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Electrical Discharge Machining

Mata kuliah Proses Produksi with H ahsan ST.,MT

EDM singkatan electrical discharge machining, dalam bahasa sehari-hari kadang-kadang juga disebut sebagai spark machining, erosi percikan, terbakar, atau kawat erosi

Electrical Discharge Machining (EDM) adalah proses pemotongan logam yang  dilakukan dengan penciptaan ribuan kotoran per detik. listrik mengalir di antara elektroda dan benda kerja dalam cairan dielektrikum. Pada saat proses pemotongan, akan muncul uap logam yang sangat kecil pada wilayah erosi. EDM dapat digunakan pada bahan yang konduktif listrik, termasuk bahan-bahan eksotis seperti Waspaloy atau Hastaloy, yang sangat sulit dikerjakan mesin dengan menggunakan metode konvensional.

baca selengkapnya disini…

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Laporan Pratikum Mesin Pendingin

pratikum mesin pendinginmata kuliah Praktikum Prestasi Mesin dengan bapak R. Bagus Suryasa ST,Msi

Beberapa fungsi dari sistem pendinginan adalah sebagai berikut:

a. mengurangi panas pada mesin motor.

b. mempertahankan temperatur motor pada temperatur yang efisien.

c. mempercepat motor mencapai kerja.

Panduan yang bisa didownload :

1. Dasar mesin pendingin
2. Pratikum mesin pendingin
3. SAP Pratikum prestasi Mesin

Tujuan Praktikum Mesin Pendingin

Tujuan dari pelaksanaan Praktikum Mesin Pendingin adalah untuk mendapatkan karakteristik dari sistem pendingin siklus komprei uap dan karakteristik apabila sistem tersebut bekerja sebagai pompa kalor. Karakteristik tersebut, antara lain:

Baca selengkapnya disini…

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Template Jig dan Aplikasinya

materi kuliah jig and fixture with Bapak Ahmad Kholil ST,MT

Jig template adalah jig yang digunakan untuk keperluan akurasi. Jig tipe ini terpasang diatas, pada benda kerja atau didalam benda kerja juga tidak diklem . jig Template bentuknya paling sederhana dan tidak mahal. Jig jenis ini bisa mempunyai bushing, bisa tidak.

Jig Template yang paling sederhana dan paling mendasar,  jenis jig digunakan dalam produksi. bisa berfungsi sebagai panduan tata letak untuk mencari lubang dan kontur atau sebagai jig untuk kecepatan produksi dg kapasitas yg rendah namun benda kerja yang akurat.  Jig Template umumnya dibuat tanpa klem dan tergantung pada pin, sarang, atau bentuk bagian referensi ke bagian tersebut, juga digunakan secara ekstensif dalam volume produksi rendah seperti pekerjaan prototipe atau pekerjaan jangka pendek.

template jig

Download materi template jig :
1. Template jig dan macamnya
2. Jig and fixture
3. Jig and Fixture 2

Tujuan dari penggunaan Jig & Fixture adalah:

Aspek Teknis / Fungsi

-Mendapatkan ketepatan ukuran
-Mendapatkan keseragaman ukuran

baca selengkapnya disini

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Perbandingan AH, Venturi dan n, Putaran terhadap P, tekanan pada percobaan turbin pelton

pratikum with R bagus Suryasa ST MSiMata kuliah Pratikum Prestasi Mesin With bapak R. Bagus Suryasa ST,.M.Si

SPESIFIKASI TURBIN

– Turbin Pelton 16 BUCKET
– Putaran 1800 RPM
– Diameter 140 mm
– Nozel vertical dan horizontal dengan Katup pengatur
– Tekanan Maximum Nozel 2.2 KG/CM2
– Venturi   D ; 32 mm   d ; 20 mm
– Pompa Sentrifugal kapasitas alir 100 liter/menit, head total 50 meter

Pada pratikum percobaan turbin pelton yang telah kita lakukan dengan P, tekanan nozel 1,2 kg/cm2 – 2.2 kg/cm2 melalui merubah posisi keluarnya air  dari nozel vertical, nozel horizontal maupun gabungan dari keduanya maka didapatlah data- data sebagai berikut :

horizontal

 

baca selengkapnya disini….

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pratikum Turbin Pelton

turbin peltonMateri kuliah Praktek Prestasi mesin with Bpak R. Bagus Suryasa ST,.M.Si

TUJUAN PRAKTIKUM

Tujuan dari percobaan Turbin pelton ini ialah :

  • Untuk mengetahui performansi atau unjuk kerja dari turbin air jenis turbin pleton.
  • Untuk mengetahui performa dari turbin ketika diberi pembebanan
  • Mengetahui efisiensi turbin pelton
  • Mengetahui perbandingan daya yang dihasilkan dari turbin, pembebanan turbin, terhadap kecepatan pancaran air yang bekerja pada sudu.

 

PERALATAN dan PERELENGAPAN PRAKTIKUM                    

  • Turbin pelton : Alat yang akan diamati unjuk kerjanya.
  • Rem prony. : Digunakan untuk mengerem putaran turbin
  • Indikator kapasitas : Digunakan untuk mengukur besarnya volume yang masuk dalam bak air
  • Indikator tekanan : Digunakan untuk mengukur tekanan pada turbin

baca selengkapnya disini….

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Engineering Design Proses

Engineering-Design-ProcessMata Kuliah Desain Produk with Bapak Budi Santoso ST,.MT

Engineering Desain Proses adalah perumusan rencana untuk membantu seorang insinyur membangun produk dengan tujuan kinerja tertentu . Proses ini melibatkan sejumlah langkah , dan bagian dari proses mungkin perlu diulang berkali-kali sebelum produksi produk akhir dapat dimulai.

sedangkan Desain Produk adalah Seluruh aktivitas untuk membangun dan mendefinisikan Solusi bagi masalah-masalah yang tidak dapat dipecahkan sebelumnya, atau solusi baru bagi masalah yang sudah dapat dipecahkan sebelumnya namun dengan cara dan metode yang berbeda

Referensi yang bisa di Download

1. Bab I Engineering Proses Desain

2. Desain Produk Kerajinan

PERSEKTIF SEJARAH

Pada bab ini dijelaskan mengenai proses perancangan atau teknik desain secara umum.

  • Keaslian desain pertama jangan diulang kembali
  • banyaknya pengetahuan terkumpul yang dapat dimanfaatkan

Sebagian produk baru sebenarnya merupakan aplikasi dan kombinasi baru dari teknologi yang sudah ada.

baca selengkapnya disini…

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Perakitan Mesin Dan Perancangan Produk

Merancang-Produk.-Drs.-Agus-Dudung-M.Pd_Materi Kuliah perakitan Mesin With Drs. Agus Dudung M.pd.

Referensi buku ;

Merancang Produk – karya Drs. Agus Dudung M.pd
Diterbitkan PT Remaja Rosdakarya
Anggota IKAPI
Bandung

Materi Perancangan Produk

baca selengkapnya disini….

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Hirarki Otomasi Industri

 

Materi kuliah Otomasi Industri with Bapak Gery Setiadi ST,.MT

hirarki

EPFL / ABB Research Center, Baden, Switzerland  Menggambarkan hirarki otomasi sebagai berikut :

control-system-hierarchy

Hirarki sistem otomasi industri terdiri dari 5 level.

1. Level 0 ( Actual Process Production )
2. Level 1 ( Control )
3. Level 2 ( Supervisory )

4. Level 3 ( Enterprise )
5. Level 4 ( Administration )

  • Administration meliputi Keuangan, HRD, dokumentasi, perencanaan jangka panjang
  • Enterprise meliputi menetapkan target produksi, ERP (Enterprise Resource Planning), koordinasi site yang berbeda, pengelolaan order.
  • Manufacturing mengelola eksekusi, sumberdaya, aliran kerja, supervisi mutu, jadwal produksi, pemeliharaan

baca selengkapnya disini…

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Industrial Automation

automation production systemMata kuliah Otomasi Industri oleh Bapak Gery setiadi ST,.MT
Fakultas Teknik Universitas Islam 45 Bekasi

Referensi Book : Automation, Production Systems, and Computer-Integrated Manufacturing oleh Mikell P. Groover

Download :

1. Ringkasan buku Automation, Production Systems, and Computer-Integrated Manufacturing
2. System Otomasi Industri

Industrial Automation – Machines

Sections:

1. Production Systems

2. Automation in Production Systems

3. Manual Labor in Production Systems

4. Automation Principles and Strategies

5. Organization of the Course

The Realities of Modern Manufacturing

  • Globalization – Once underdeveloped countries (e.g., China, India, Mexico) are becoming major players in manufacturing
  • International outsourcing – Parts and products once made locally are now being made offshore (in China or India) or near-shore (in Eastern Europe)
  • Local outsourcing – Use of suppliers locally to provide parts and services

 

More Realities of Modern Manufacturing

  • Contract manufacturing – Companies that specialize in manufacturing entire products, not just parts, under contract to other companies
  • Trend toward the service sector
  • Quality expectations – Customers, both consumer and corporate, demand products of the highest quality
  • Need for operational efficiency – manufacturers must be efficient in in their operations to overcome the labor cost advantage of international competitors

baca selengkapnya….

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Defleksi – Fenomena Dasar Mesin

DEFLECTION OF CURVED BARS APPARATUS

mata Kuliah Praktek Fenomena dasar mesin oleh bapak Ahmad Muhazir ST.,MT
UNIVERSITAS ISLAM 45 BEKASI

Definisi Defleksi

Defleksi adalah perubahan bentuk pada balok dalam arah vertical dan horisontal akibat adanya pembebanan yang diberikan pada balok atau batang. Sumbu sebuah batang akan terdeteksi dari kedudukannya semula bila benda dibawah pengaruh gaya terpakai. Dengan kata lain suatu batang akan mengalami pembebanan transversal baik itu beban terpusat maupun terbagi merata akan mengalami defleksi.

Defleksi ada 2 yaitu :

 Download materi Defleksi 1 disini
dan Defleksi 2 DISINI
Baca selengkapnya,….

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Metalurgi Fisik

introduction mata kuliah Metalurgi Fisik oleh bapak Budi Santono ST MT
Universitas Islam 45 Bekasi

RUANG LINGKUP ILMU MATERIAL

Material dalam kehidupan : Logam Plastik dan keramik Dari ukuran Nano sampai Sangat besar, ini sangat berpengaruh terhadap krakteristiknya misalnya pengaruh besi cor dalam revolusi industri.

Rekayasa terutama berurusan dengan fungsi suatu komponen atau struktur, seringkali dgn kemampuan komponen atau struktur tsb untuk mengirim tegangan2 kerja tanpa resiko kegagalan.

DOWNLOAD MATERI DISINI

Berdasarkan ASM (American Society of Metals), logam didefinisikan sebagai unsur kimia yang mempunyai sifat konduktivitas panas, listrik yang baik, buram dan jika dipoles hingga mengkilap akan menjadi reflector / pemantul cahaya yang baik. Selain itu mempunyai sifat tidak tembus cahaya dan mempunyai kekuatan dan keuletan yang baik.Unsur-unsur logam terlihat dominan (sekitar 80%) dibandingkan unsur-unsur lainnya .Apa itu Metalurgi? Metalurgi didefinisikan sebagai suatu ilmu yang mempelajari karakteristik / sifat / perilaku logam, ditinjau dari sifat mekanik (kekuatan, keuletan, kekerasan, ketahanan lelah, dsb.), fisik (konduktivitas panas, listrik, massa jenis, magnetik, optik, dsb), kimia (ketahanan korosi, dsb) dan teknologi (kemampuan logam untuk dibentuk, dilas / disambung, dimesin, dicor dan dikeraskan).

baca selengkapnyaa…

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Perpindahan Panas

Mata kuliah perpindahan panas oleh bapak R Bagus Suryana ST.,M.Si

Perpindahan kalor dari suatu zat ke zat lain seringkali terjadi dalam industri proses. Pada kebanyakan pengerjaan, diperlukan pemasukan atau pengeluaran kalor, untuk mencapai dan mempertahankan keadaan yang dibutuhkan sewaktu proses berlangsung. Kondisi pertama yaitu mencapai keadaan yang dibutuhkan untuk pengerjaan, terjadi umpamanya bila pengerjaan harus berlangsung pada suhu tertentu dan suhu ini harus dicapai dengan jalan pemasukan atau pengeluaran kalor. Kondisi kedua yaitu mempertahankan keadaan yang dibutuhkan untuk operasi proses, terdapat pada pengerjaan eksoterm dan endoterm. Disamping perubahan secara kimia, keadaan ini dapat juga merupakan pengerjaan secara alami. Dengan demikian, Pada pengembunan dan penghabluran (kristalisasi) kalor harus dikeluarkan. Pada penguapan dan pada umumnya juga pada pelarutan, kalor harus dimasukkan. Hukum alam menyatakan bahwa kalor adalah suatu bentuk energi.

download referensi materi perpindahan panas disini

download referensi materi perpindahan panas disini

 baca selengkapnya disini

baca selengkapnya disini

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pengukuran Teknik

berkaitan mata kuliah pengkuran teknik oleh bapak Geri Setiadi ST.,MT

1.       Umum.

Pengukuran ( measurement )

Pengukuran adalah serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menentukan nilai suatu besaran dalam bentuk angka (kwantitatif). Jadi mengukur adalah suatu proses mengaitkan angka secara empirik dan obyektif pada sifat-sifat obyek atau kejadian nyata sehingga angka yang diperoleh tersebut dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai obyekatau kejadian yang diukur.

Instrumentasi (Instrumentation)

DOWNLOAD MATERI DISINI DAN DISINI

referensi lagi disni 

dan disini

Bidang ilmu dan teknologi yang mencakup perencanaan, pembuatan dan penggunaan  instrument atau alat ukur besaran fisika atau sistem instrument untuk keperluan diteksi, penelitian, pengukuran, pengaturan serta pengolahan data.

Metrologi (Metrology)
Read More

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail